• 20

    Nov

    Komunitas Trending Topic Meningkatkan Popularitas Slondag?

    Dua tahun lalu di Minusland, salah satu negara perairan di ujung dunia berdiri sebuah komunitas pembuat trending topic media sosial, di bawah organisasi bernama The Hands. Masyarakat di negara penghasil micin terbesar di dunia ini tengah gandrung dengan media sosial, semua sendi kehidupan seperti tak lepas darinya. Mulai dari jual-beli, kirim pesan dan suara, serta berita melibatkan media sosial. Masyarakat pun lebih percaya media sosial sebagai acuan, yang menyebabkan media mainstream ikut-ikutan dengan mengangkat 80% berita bersumber dari media sosial. Melihat potensi dan kecenderungan warga tersebut, The Hands tergerak mendirikan komunitas trending topic yang tersebar di hampir seluruh negara bagian. Awalnya para warganet antusias mendaftar menjadi anggota komunitas karena mengusung tu
  • 26

    Feb

    Index Social Media

    #HootSuite Kenapa Memilih HootSuite? #HootSuite Yey, jadi HootSuite Ambassador for APAC! Cewek Atletis itu.. Ketahuan, Kampanye Produk tanpa Menggunakan Produknya Empat Operator GSM Saling Sapa di TwitterMau Jadi Selebgram tak Harus dengan SelfieMenang Live Tweet berdasarkan StatistikJadi Admin Socmed Harus SabarSalah Admin Twitter?Trending Topic tak Lagi Spesial?Memanfaatkan Twitterfeed di Lomba #30HariNonStopNgeblogMembuat Hashtag yang MenjualBagaimana Menggunakan Hashtag?PLN Jogja Merambah Social Media Twitter
  • 18

    Dec

    Jangan Tinggalkan Celah di Socmed agar Tidak Digugat

    Sampai tahun 2014 ini sudah lebih dari 70 orang yang menjadi korban dari penerapan pasal 27 ayat 3 UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) (sumber: vivanews). “Pasal 28 ayat 3 UU ITE ini memang sengaja disusupkan.” Hal ini diungkapkan Blontank Poer; pegiat social media dalam diskusi “Menggagas UU ITE yang melindungi Kebebasan Berpendapat” yang diselenggarakan oleh AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Yogyakarta di Hotel Arjuna Jalan Margo Utomo Yogyakarta 16 Desember 2014 lalu. UU ITE pasal 27 ayat 3 tahun 2008 berbunyi: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baikR
  • 3

    Nov

    Salahkah Bila Trending Topic Ternyata Typo?

    Dari siang tadi ada sebuah Trending Topic Twitter Indonesia (TTI) yang penulisannya typo alias kelebihan huruf. Seharusnya penulisan yang benar dalam bahasa Inggris adalah anniversary, tapi yang masuk dalam TTI adalah annniversary (dengan 3 huruf n). Memang jika diperhatikan lucu juga :mrgreen: . Trending Topic Indonesia typo. Beberapa pengguna Twitter pun hanya menggunakan emoticon ketika mengomentari typo ini. Ada juga yang (bercanda) membela typo TT Indonesia ini seperti yang dikatakan Rizky, “Ya mungkin sengaja misstypo sih huruf n ada tiga gitu. Soalnya member member juga pake yg tiga n Yowislah.” Padahal Mas Rizky juga sudah mengingatkan kepada salah satu yang “diucapkan anniversary” tapi sepertinya mention tidak terbaca :D . “@Ikha_JKT48 yaa r
  • 7

    Apr

    Kenapa Memilih HootSuite?

    Setahun sudah saya menggunakan HootSuite untuk memanagemen beberapa akun social media. Kenapa saya memilih HootSuite? Beberapa diantaranya adalah: 1. Freemium HootSuite menyediakan versi Freemium, Pro, dan Enterprise. Untuk user yang tidak membutuhkan banyak fitur bisa menggunakan versi Freemium, tapi untuk korporasi yang menggunakan social media sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan ada baiknya menggunakan versi Pro atau Enterprise. Perbandingan Fitur. 2. Tersedia versi Web dan Aplikasi Mobile Disamping dapat diakses melalui http://hootsuite.com, HootSuite juga menyediakan aplikasi mobile untuk Android, iPhone, dan Blackberry. Lebih jelasnya bisa baca di halaman ini. 3. Versi Freemium dapat menampung 5 akun Versi Freemium dapat menampung 5 akun social media, sedangka
- Next

Author

Follow Me

Recent Post

Recent Comments